NAMA : Razna Razali
KELAS :
1TA01
NPM :
18314974
TUGAS : IBD Yang Di Hubungkan Dengan Prosa
UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
Sinopsi Novel
PERAHU
KERTAS
Perahu
Kertas mengisahkan pasang surut hubungan dua anak manusia, yaitu Kugy (Maudy Ayunda)
dan Keenan (Adipati Dolken). Kugy adalah seorang gadis
tomboy, periang, dan yang percaya bahwa dirinya adalah agen Dewa Neptunus. Kugy
selalu memiliki "ritual" unik, yaitu menulis setiap curahan hatinya
ke selembar kertas, yang lalu dibuatnya menjadi perahu untuk kemudian
dihanyutkan ke air. Meskipun sekilas dia gadis periang yang slenge'an, namun
dia memiliki pandangan hidup yang cenderung filosofis.
Keenan,
pelukis muda berbakat, dipaksa untuk kuliah di Fakultas Ekonomi oleh ayahnya.
Bersama dengan sahabat Kugy sejak kecil, Noni (Sylvia Fully R), serta pacar Noni, yakni Eko (Fauzan Smith),
yang juga adalah sepupu Keenan, mereka berempat menjadi geng kompak. Dari yang
semula saling mengagumi, Kugy dan Keenan diam-diam saling jatuh cinta. Tapi
berbagai hal menghalangi mereka. Tak hanya itu, persahabatan Kugy dan Noni
pecah ketika Kugy, demi menjaga hatinya, tak datang pada pesta ulang tahun Noni
yang diadakan di rumah Wanda.
Keenan
akhirnya pergi ke rumah Pak Wayan (Tio Pakusadewo),
seorang pelukis teman lama Lena, sekaligus mentor Keenan melukis. Dalam suasana
hati yang gundah, kreativitas melukis Keenan buntu. Luhde (Elyzia Mulachela),
keponakan Pak Wayan, berhasil mengembalikan semangat Keenan. Seorang kolektor
langganan galeri Wayan bernama Remi (Reza Rahadian) menjadi pembeli pertama. Ingin cepat meninggalkan Bandung dan
lingkungan lamanya, Kugy berjuang untuk lulus cepat.
Begitu
lulus sidang, kakak Kugy yang bernama Karel (Ben Kasyafani) membantu agar Kugy magang di biro iklan bernama AdVocaDo milik
temannya, yaitu Remi. Prestasi kerja Kugy cemerlang, dan menarik perhatian
Remi.[1]
1. Nilai Kesenangan
Nilai kesenangan
nya terletak pada Kugy yang jatuh cinta pada rekannya naum si kugy tidak mau
menjalin hubungan demi menjaga persahabatannya dengan si noni. Dan dalam cerita
ini kugy adalah tokoh yang sangat berpotensi dan mempunyai bakat dalam melukis.
Sehingga lukisannya dikenal banyak orang.
2. Nilai Informasi
Nilai
informasi yang terletak pada novel ini adalah dibandung, tempat si kugy kuliah
jurusan seni tepatnya lebih ke seni melukis. Dan iya berjuang keras agar cepat
lulus. Selain kuliah kugy juga magang di biro iklan ternama yang bernama AdVocaDo milik temannya.
3. Nilai Wawasan Budaya
Ilmu budaya
yang terletak dalam novel ini adalah saling menjaga perasaan satu sama lain,
agar tidak ada hati yang tersakiti. Namun dengan cara menjauh secara perlahan
namun tidak juga untuk memutuskan tali persahabatan.
4. Nilai Keseimbangan Wawasan
Nilai
keseimbangan wawasan dalam novel ini adalah lagi lagi terdapat pada kugy. Iya adalah
tokoh yang sangat hebat, selain jago melukis. Ia menyukai rekannya namun ia
tetap berkomitmen untuk tidak menjalin hubungan dengan rekannya. Sebab si noni
suka sama si kugy, kugy lebih menjaga tali persahabatannya dengan noni, dari
pada harus terputus karna “cinta”.
No comments:
Post a Comment