Sunday, June 28, 2015

Pemahaman/Pendapat Tentang Ilmu IBD

Nama         :  Razna Razali
Kelas           :  1TA01
NPM           :  18314974
Tugas         :  IBD (Tulisan-‘Pemahaman Yang Di Dapat Setelah
   Mempelajari IBD 1 Semester’)

UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN


        Pemahaman yang saya dapat selama mempelajari IBD satu semester ini adalah saya dapat lebih jauh mengetahui perbedaan suku, perbedaan macam-macam adat, perbedaan masing-masing agama, perbedaan sikap dan tutur kata manusia, perbedaan keturunan dan sebagainya. Di sini juga mempelajari bagaimana cara menghormati dari setiap perbedaan yang kita punya dan yang sering kita lihat dan rasakan tiap hari.
            Contoh misalnya perbedaan agama, di dalam agama nya masing-masing ada peraturan dan hukum-hukum tersendiri. Seperti misalnya agama Kristen mereka ibadah pada saat hari sabtu dan minggu saja, sedangkan agama islam ibadanya sehari 5 waktu. Dari setiap orang kita harus saling menghargai masing-masing agamanya. Tidak boleh saling menjatuhkan, kita tetap harus sesuai dengan kepercayaan masing-masing.
            Dan juga seperti perbedaan keturunan, pasti ada yang berkulit putih dan juga ada yang berkulit hitam. Kita tidak boleh rasis seperti ngatain orang yang berbeda kult dengan kita. Sebab itu sudah keturunan dan perbedaan suku. Inget yaa, semua ini ciptaan Tuhan kita harus menghargai satu sama lain.
            Dalam perbedaan adat, perbedaan adat adalah seperti misalnya adat budaya aceh. Seorang wanita disana jika naik motor atau diboncengin lelaki harus duduk miring. Dan wanita di sana wajib menggunakan rok. Dilarang memakai pakaian yang mengetat, seperti celana levis/jeans. Dan wanita disana juga yang sudah baligh wajib menggunakan hijab.

            Dari setiap budaya, adat, agama, keturunan dan yang lainnya saya dapat mempelajarinya di mata kuliah Ilmu Budaya Dasar ini. Saya dapat mengetahui dari berbagai fase-fase kehidupan dan perbedaan dari setiap adat, budaya, agama dan keturunan. Ilmu itu lah yang saya dapat dari mata kuliah IBD (Ilmu Budaya Dasar). 

Monday, June 22, 2015

Nama         :  Razna Razali
Kelas           :  1TA01
NPM           :  18314974
Tugas         :  IBD (PENULISAN-‘HARAPAN&TANGGUNG JAWAB’)

UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN

Harapan atau asa adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang di inginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan bebuah kebaikan di waktu yang akan datang. Pada umumnya harapan berbentuk abstrack, tidak tampak namun di yakini bahkan terkadang, di batin dan dijadikan sugesti agar terwujud. Namun adakalanya harapan tertumpu pada seseorang atau sesuatu.
Pada praktiknya banyak orang mencoba menjadikan harapannya menjadi nyata dengan cara berdoa dan berusaha. Beberapa pendapat menyatakan bahwa esensi harapan berbeda dengan “berfikir positife” yang merupakan salah satu cara teraphy atau proses sistematis dalam psikologi untuk menangkal “pikiran negative “ atau “ berfikir pesimis. “
pekerjaan kita sehari-hari pasti memiliki tanggung jawab masing-masing, misalnya tanggung jawab ibu adalah mengasuh anak-anak, tnaggung jawab guru adalah mengajar, dan tanggung jawab ayah adalah mencari nafkah. Tanggung jawab menurut kamus umum bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung dan memikul. Menanggung segala sesuatunya, atau memberikan tanggung jawab dan menanggung akibatnya.
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya. Tanggung jawab adalah ciri manusia beradab (berbudaya). Manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatanna itu, dan enyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengabdian atau pengorbanannya.

            Untuk memperoleh atau meningkatkan kesadaran bertanggung jawab perlu ditempuh usaha melalui pendidikan, penyuluhan, keteladanan dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tanggung jawab berkaitan dengan kewajiban. Kewajiban adalah sesuatu yang dibebankan terhadap seseorang. Kewajiban merupakan bandingan terhadap hak dan dapat juga tidak mengacu kepaada hak. Maka tanggung jawab dalam hal ini adalah tanggung jawab terhadap kewajibannya.

IBD - PENULISAN (HARAPAN DAN TANGGUNG JAWAB)

Nama         :  Razna Razali
Kelas           :  1TA01
NPM           :  18314974
Tugas         :  IBD (PENULISAN-‘HARAPAN&TANGGUNG JAWAB’)

UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN

Harapan atau asa adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang di inginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan bebuah kebaikan di waktu yang akan datang. Pada umumnya harapan berbentuk abstrack, tidak tampak namun di yakini bahkan terkadang, di batin dan dijadikan sugesti agar terwujud. Namun adakalanya harapan tertumpu pada seseorang atau sesuatu.
Pada praktiknya banyak orang mencoba menjadikan harapannya menjadi nyata dengan cara berdoa dan berusaha. Beberapa pendapat menyatakan bahwa esensi harapan berbeda dengan “berfikir positife” yang merupakan salah satu cara teraphy atau proses sistematis dalam psikologi untuk menangkal “pikiran negative “ atau “ berfikir pesimis. “
pekerjaan kita sehari-hari pasti memiliki tanggung jawab masing-masing, misalnya tanggung jawab ibu adalah mengasuh anak-anak, tnaggung jawab guru adalah mengajar, dan tanggung jawab ayah adalah mencari nafkah. Tanggung jawab menurut kamus umum bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung dan memikul. Menanggung segala sesuatunya, atau memberikan tanggung jawab dan menanggung akibatnya.

Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya. Tanggung jawab adalah ciri manusia beradab (berbudaya). Manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatanna itu, dan enyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengabdian atau pengorbanannya.

            Untuk memperoleh atau meningkatkan kesadaran bertanggung jawab perlu ditempuh usaha melalui pendidikan, penyuluhan, keteladanan dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tanggung jawab berkaitan dengan kewajiban. Kewajiban adalah sesuatu yang dibebankan terhadap seseorang. Kewajiban merupakan bandingan terhadap hak dan dapat juga tidak mengacu kepaada hak. Maka tanggung jawab dalam hal ini adalah tanggung jawab terhadap kewajibannya.

Monday, June 15, 2015

IBD (Penulisan) 15/06/2015

Nama       :  Razna Razali
Kelas         :  1TA01
NPM         :  18314974
TUGAS      : IBD (PENULISAN-Manusia Dan Pandangan Hidup)

UNIVERSITAS GUNADARMA
TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN

Setiap  manusia  mempunyai  pandangan  hidup.  Pandangan  hidup  itu bersifat  kodrati. Karena  itu ia menentukan masa  depan  seseorang. Untuk  itu perlu  dijelaskan  pula apa  arti pandangan hidup.  Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah  menurut  waktu  dan tempat  hidupnya.
Dengan  demikian  pandangan  hidup  itu bukanlah  timbul  seketika  atau  dalam  waktu yang  singkat saja, melainkan  melalui  proses  waktu yang lama dan  terus menerus,  sebingga basil  pemikiran  itu dapat  diuji kenyataannya.Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebenarannya. Atas dasar ini manusia  menerima  hasil pemikiran  itu sebagai pegangan,  pedoman,  arahan,  atau petunjuk yang disebut  pandangan  hidup.
           


Pandangan   hidup  banyak  sekali  macamnya   dan  ragamnya,   akan  tetapi  pandangan hidup  dapat  diklasifikasikan   berdasarkan asalnya  yaitu terdiri dari  3 macam  :

Ø Pandangan hidup yang berasal dari agama  yaitu  pandangan  hidup yang mutlak kebenarannya
Ø Pandangan  hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan nonna yang  terdapat  pada  negara  tersebut.
Ø Pandangan  hidup  hasil  renungan  yaitu pandangan  hidup yang  relatif kebenarannya.
Apabila pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok orang sebagai pendukung suatu  organisasi,  maka  pandangan  hidup  itu disebut  ideologi.  Jika  organisasi  itu organisasi politik,  ideologinya  disebut  ideologi  politik.  Jika organisasi  itu negara,  ideologinya  disebut ideologi  negara.

Pandangan   hidup  pada  dasarnya  mempunyai   unsur-unsur  yaitu  cita-cita,  kebajikan, usaha,  keyakinan/kepercayaan. Keempat unsur ini merupakan satu rangkaian kesatuan  yang tidak terpisahkan.  Cita – cita  ialah apa yang diinginkan  yang mungkin  dapat  dicapai  dengan usaha  atau perjuangan.  Tujuan  yang  hendak  dicapai  ialah kebajikan,  yaitu  segala  hal  yang baik yang membuat  manusia makmur, bahagia, damai, tentram. Usaha atau peIjuangan  adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan/kepercayaan.  Keyakinan/kepercayaan diukur dengan kemampuan akal, kemampuan  jasmani,  dan kepercayaan  kepada  Tuhan.