PENULISAN
Budaya Aceh
Untuk Kaum Wanita
Disusun untuk memenuhi tugas Ilmu Budaya Dasar

Razna Razali
18314974
1TA01
Fakultas Teknik Sipil Dan Perencanaan
Teknik Sipil
Depok
Ilmu Budaya Dasar
Budaya Aceh untuk
wanita
Aceh adalah sebuah kota yang berada pulau
Sumatera dan terletak paling timur Indonesia. Aceh terkenal akan budayanya yang
kental dengan agama Islamnya. Seperti misalnya penggunaan pakaian. Penggunaan pakaian
atau gaya berpakaian orang Aceh tidak boleh mencolok dan tidak membentuk badan.
Budaya seperti inilah yang dipertahankan oleh orang-orang aceh.
Budaya sendiri memiliki arti suatu cara
hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan
diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya juga memiliki arti suatu system gagasan
dan rasa, tindakan serta karya yang dihasilkan manusia dalam kehidupan
bermasyarakat yang dijadikan miliknya dengan belajar.
Budaya yang dipertahankan berikutnya adalah
duduk di motor harus posisi miring untuk wanita. Hal ini bermaksud untuk
menghindari agar pria yang memboncengi wanita tidak sampai menyentuh atau
berkenaan. Ini berlaku untuk wanita yang belum menikah atau wanita yang
dibonceng dengan bukan muhrim.
Pada wanita di aceh, setiap wanita wajib
memakai jilbab/kerudung yang tidak terlalu pendek atau menutupi dada. Pemakaian
jilbab/kerudung pada umumnya disana tidak dibentuk-bentuk dan harus menutup
aurat.
Maka dari itu, kita harus mempertahankan
budaya yang baik untuk hidup kita. Selagi itu baik, kita boleh untuk
melestarikan budaya tersebut. Budaya seperti ini dimaksudkan untuk melindungi
wanita dari lawan jenis yang tidak bertanggung jawab dan melaksanakan sunnah.
No comments:
Post a Comment